Penyakit Kaki Gajah Filiriasis Atau Elephantiasis

Penyakit kaki gajah filiriasis atau elephantiasis merupakan salah satu penyakit yang sifatnya menular dan menahun. Penyebab dari penyakit ini bisa disebabkan karena terjadinya infeksi dari cacing filarial yang bisa ditularkan melalui nyamuk. Penyakit kaki gajah filiriasis atau elephantiasis merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan masalah kecacaan, stigma social, dan hambatan psikososial dan juga terjadinya suatu penurunan produktivitas kerja pada seseorang dan masyarakat.

Penyakit Kaki Gajah Filiriasis Atau Elephantiasis

Penyakit Kaki Gajah Filiriasis Atau Elephantiasis

 Penyakit Kaki Gajah

Gejala yang ditunjukkan dari penyakit kaki gajah filiriasis atau elephantiasis adalah anggota badan yang terserang misalnya seperti tangan, lengan, kaki dan juga bagian alat kelamin yang bagian luarnya menggembung. Kemudian kedua belah kaki yang mengalami penggembungan ini membentuk seperti kaki gajah dan juga pada bagian yang mengalami gembungan ini kemdian akan berubah menjadi gumpalan yang bentuknya seperti lemak.

Cara melakukan perawatan penyakit kaki gajah filiriasis atau elephantiasis adalah jika disaat awal terjadinya tanda dari penyakit kaki gajah ini anggota badan yang mengalami gembungan diikat dengan menggunakan pembalut plastik. Kemudian penderita harus dikompres dengan menggunakan kompres air hangat dan air dingin dengan bergantian dan dilakukan 2-3 kali dalam sehari. Jika kulit Anda mengalami peradangan, maka usahakan untk memijat ata dengan mengurut.

Perbanyaklah mengonsumsi sayuran dan juga buah-buahan misalnya seperti buah wortel, kacang panjang, pisang, papaya, dan bayam yang bisa Anda konsumsi untuk mencegah terjadinya penyakit kaki gajah filiriasis atau elephantiasis.

Cara Mengobati Kaki Gajah

Cara mengobati penyakit kaki gajah filiriasis atau elephantiasis adalah dengan menggunakan daun jati belanda. Bahannya adalah daun jatii belanda sebanyak 7 lembar, dan rimpang bangle 1 jari serta air 1 ½ gelas. Jika sudah dicuci bersih, maka direbus ke dalam 1 ½ gelas air sampai yang tersisa hanyalah 1 gelas saja. Jika sudah dingin, kemudian air disaring dan setelah itu dibagi menjadi 2 bagian. Minumlah air ramuan ini untuk pagi dan juga sore hari.

Cara mencegah penyakit kaki gajah bisa dilakukan dengan cara menerapkan pola hidup yang bersih. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari dari serangan gigitan nyamuk dengan cara menggunakan lotion atau juga menggunakan spray anti nyamuk. Anda bisa membersihkan sumber air yang merupakan tempat dari perindukan nyamuk misalnya adalah seperti penampungan bak mandi, ember cucian, kolam ikan dan lainnya. Sebaiknya usahakan untuk tidak ada suatu genangan air pada rumah Anda. Dan jangan lupa untuk membersihkan semak yang biasanya banyak digunakan sebagai tempat bersembunyinya nyamuk yang menjadi penyebab dari penyakit kaki gajah tadi.

Penularan Penyakit Kaki Gajah

Penyakit kaki gajah merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa dengan mudah menular, kriteria penularan yang terjadi dari penyakit kaki gajah ini bisa ditemukan lewat mikro filarial rate lebih dari 1% sample darah penduduk pada sekitar kasus kaki gajah atau sekitar 2 atau bahkan lebih kasus kaki gajah yang terjadi di suatu wilayan pada jarak terbak nyamuk yang mempunyai suatu riwayat dari suatu ketentuan WHO. Dan jika ditemukan mikro filarial rate lebih dari 1% yang terjadi di satu wilayah, maka daerah tadi dinyatakan sebagai daerah endemis dan harus membutuhkan pengobatan dengan masal paling tidak dilakukan 5 tahun berturut-turut.

Penyakit kaki gajah adalah salah satu penyakit menular yang terjadi pada kelenjar getah bening yang disebabkan karena cacing filaria dan kemudian mengalami penularan dari berbagai jenis nyamuk. Penyakit ini lebih banyak menyerang golongan masyarakay yang umum yang sifatnya menahun. Dan jika seseorang mengalami penyakit ini dan tidak mendapatkan suatu pengobatan sejak dini maka akan menimbulkan kecacatan pada pembesaran kaki, lengan, buah dada, alat vital yang terjadi pada laki-laki atau pada wanita dengan kasus menetap.

Cacat permanen ini kemudian akan menimbulkan masalah hambatan psikologis, stigma sosial dan juga akan menurunkan kualitas sumber daya manusia sehingga akan menimbulkan suatu kerugian dalam bentuk ekonomis akibat dari tidak sedikit dari mereka yang sangat bergantung pada keluarganya, masyarakat serta pada negara.

Penyakit kaki gajah di Indonesia sudah tersebar luas hampir ke seluruh provinsi di Indonesia. Dan berdasarkan dari laporan dari daerah hasil survey yang dilakukan di tahun 2000 maka tercatat sebanyak 6500 kasus kaki gajah kronis terjadi di 1553 desa dan pada 231 kabupaten di 26 propinsi. Pada tahun 2006 kasus penyakit kaki gajah ini dilaporkan paling tidak sebanyak 10.237 orang yang mengalami persebaran di 373 kabupaten atau kota di 33 provinsi di Idnoesia.

Seseorang yang bisa mengalami infeksi penyakit kaki gajah adalah seseorang yang tergigit nyamuk yang sudah mengalami infeksi. Nyamuk tersebut mengandung larva di dalam tubuhnya. Nyamuk sendiri mendapat mikro filarial karena menghisap darah si penderita atau juga dari hewan yang mengandung mirofolaria. Nyamuk adalah sebagai media unutk menghisap darah si penderita dan saat itulah kemudian beberapa micrifilaria akan terhisap juga bersama dengan darah dan masuk ke dalam lambung nyamuk. Di dalam tubuh nyamuk ini, microfilaria yang tidak mengalami perkembang biakan namun hanya berubah bentuk saja dalam beberapa hari dari larva 1 berubah menjadi larva 3, karena itulah diperlukan gigitan selama berulang kali untuk bisa terjadinya suatu infeksi.

Penyakit Kaki Gajah Filiriasis Atau Elephantiasis


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Kaki Gajah dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kaki Gajah and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *